Dear My Diary

9:01 PM


Dear Diary ...

Aku menghapusnya lagi. Iya, aku tidak memulai Diary itulagi kan. Ah menggelikan. Tanpa sadar air mataku mengalir. Entah karena bahagia, atau memang kantong mataku yang bocor. Yang pasti bukan karena sedih.
Minggu ini melegakan sekali. Ini minggu terbaik setelah beberapa bulan. aku masih ingat beberapa minggu lalu, aku menangis setiap malam karena mimpi yang tidak ada habisnya. Terbangun tiap malam tanpa satu orang pun yang tau. Meraung, menjerit, tanpa seorangpun yang sadar. Tak seorang pun.

Tapi minggu ini, aku merasa kembali hidup. Belum seperti dulu saat kewarasanku masih sekitar 90%. Tapi paling tidak aku sudah sangat banyak tersenyum. Sekarang saja aku sudah mengantuk. Aku lelah seharian karena bahagia. Dulu, aku lelah sangat lelah tapi tak bisa tidur barang satu jam pun.

Ah Dia. Tunggu, aku sudah menetapkan hati untuk tak memikirkan dia.

Diary, aku tidur yah. Terlalu banyak hal menyenangkan yang ingin kuceritakan sampai susah sekali memilahnya. Kala kupilah dulu, bisa bisa aku begadang sampai pagi. 
Memangnya kau mau bertanggung jawab kalau aku telat bangun ?

Oiya, diary. Malam ini tidak ingin kuucapkan selamat malam, karena aku mau halaman yang menungguku hingga cerita selanjutnya.

Ah lega sekali ...


*****


Baca juga kisah Kisah Baper lainnya

You Might Also Like

0 coment�rios

recent posts

About Me